<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3077">
<titleInfo>
<title>analisa faktor kegagalan produksi part kapal dengan metode FMEA dan FTA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dwisetiono, S.T., M.MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Achmad Zaini</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv, 75 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>CV. DEF merupakan perusahaan dibidang produksi Part kapal yang meliputi pintu, jendela, kursi, blower, winch jangkar dan lainnya dengan menggunakan beberapa peralatan sistem produksi. Tetapi perusahaan mengalami penurunan dalam menghasilkan produksi karena terjadi kegagalan beberapa peralatan seperti Gerinda tangan, mesin Las MIG, mesin las TIG, mesin las SMAW, Roll pipa otomatis, bor tangan dan lain nya. Penelitian  ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa resiko kegagalan terbesar adalah Gerinda tangan untuk Carbon Brush (bostel) sering terbakar yang diatasi dengan melakukan mitigasi berupa membatasi penggunaan gerinda setiap 6 jam sekali dengan probabilitas 0,43. Peluang kedua adalah Mesin Las SMAW untuk Kabel ground sering aus, maka dibuatkan mitigasi membatasi penggunaan mesin las secara berkala 5menit dari 1 jam operasi pengelasan dengan probabilitas 0,22. Sedagkan peluang kegagalan yang ketiga adalah Mesin Las MIG untuk Nozzle yang aus, Dimitigasikan membatasi jarak antara nozzle dan benda kerja yang mau di las sekitar 1 cm - 2cm dengan probabilitas 0,22.</note>
<subject authority=""><topic>Kerusakan peralatan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>FMEA (Failure Mode and Effect Analysis)</topic></subject>
<subject authority=""><topic>CV.DEF</topic></subject>
<subject authority=""><topic>FTA (Fault Tree Analysis)</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.20.16 Ach a</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201262020</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.20.16 Ach a</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3077</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-27 10:12:17</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-27 10:12:53</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>